Kamis, 18 Oktober 2012

Cara Mudah Membuat SKRIPSI


Skripsi menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa, ya, semua pikiran, materi dan tenaga terkuras olehnya, saya saja yang baru melangkah sudah benar-benar kewalahan dengan yang namanya skripsi sampe berat badan turun hihihi, mesti revisi ini itu, cari referensi disana-sini, tungguin dosen berjam-jam dan harus siap kena dugem mentah kalo si dosen ga mood waktu periksa skripsi....

eits..tunggu dulu... jangan takut deh untuk mengerjakn skripsi,, yah emang gampang-gampang susah (kata yang udah berpengalaman saya mah susah aja yang dapet..hiihiihi kidding) ga sengaja buka-buka file skripsi dari seorang senior yang menurut saya skripsinya luar biasa bagusnya, ketemu sebuah file buat  ngerjain skripsi dengan mudah khususnya ekperimental, apalagi yang belum mengerti apa itu latar belakang masalah, identifikasi masalah,, dan any other.. 

sebelumnya ane mau say thank dulu buat Kakak yangtelah memberikan konstribusi bermanfaat ini, n afwan kalo ana publikasikan, karena ane yakin kakak akan mengijinkan, karena diluar sana masih banyak mahasiswa yang belum memahami ini, semoga pahala dari kontribusi kakak menjadi pahala di sisi Allah SWT..Aamiin...:)
so bagi yang berminat selahkan tongkrongin blog saya  sampai FAHAM... :)


*ane Copas dari file sikakak
Sebelum kakak mulai, kakak mau bertanya kepada adik-adik, tau nggak apa yang disebut masalah? Masalah yang dalam bahasa inggrisnya kita sebut problem. Problem is the gap between what happen and what it should be, the gap between fact and ideal. Yang dalam bahasa Indonesianya kita kenal masalah adalah selisih antara apa yang terjadi dengan apa yang seharusnya terjadi. Moga adik-adik pham sehingga adik tau judul adik itu ada masalahnya dan layak diteliti apa nggak. Berikut ini kakak akan menjelaskan beberapa poin penting dalam skripsi yang patut diperhatikan:
1.      Kita mulai dengan cover. Bagaimana bentuk judul pada cover? Tau?
Judul cover itu seperti piramida terbalik, terbayangkan kalau piramida yang di mesir itu kita balikkan? Ya, semakin lama semakin mengerucut.
2.      Bagaimana dengan abstrak? Apa saja poin-poin penting yang harus ada pada abstrak?
Abstrak itu terdiri dari lima paragraph. Abstrak itu intisari dari skripsi kita, jika penguji telah membaca abstrak kita, beliau akan mengetahui apa isi skripsi kita secara keseluruhan. Paragraf pertama dari abstrak berisi latar belakang masalah, disambut oleh paragraph kedua yang berisi tujuan penelitian, paragraph ketiga berisi methodology, paragraph keempat berisi hasil penelitian dan paragraph kelima berisi kesimpulan dan saran. Jadi buatlah sesuai urutan diatas, jangan bertele-tele di abstrak karena dia berisi intisari skripsi adik-adik. 
3.      Acknowlegment, bagaimana cara berterima kasih kepada orang-orang yang telah berkontribusi dalam skripsi kita?
Dalam hal acknowledgment ada peraturan yang harus adik ketahui, paragraph pertama biasanya kita ucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Nabi Muhammad SAW, setelah itu kita ucapkan terima kasih kepada pembimbing-pembimbing kita dan juga penguji setelah kita ujian munaqasah, kenapa tidak orang tua? Kita bukan mengecilkan arti orang tua, tapi dalam hal skripsi, pembimbinglah yang membantu kita memberikan pemahaman sehingga kita dapat bergelar S.Pd.I.  itu poin penting yan harus diperhatikan, itu sebagai ucapan terima kasih kita sekaligus penghargaan kepada usaha pembimbing  kita yang tiada lelah memberikan kita ilmu dan pemahaman.
Kita selanjutnya berterima kasih kepada dekan, ketua jurusan dan ketua prodi. Pada paragraf selanjutnya kita berterima kasih kepada sekolah yang terdiri dari kepsek, guru tempat kita mengajar dan juga kepada murid2 tempat kita melakukan penelitian. Paragraf selanjutnya kita berterima kasih kepada orang tua beserta kakak dan adik kita, dan juga kepada teman-teman yang telah membantu dan mensupport kita.

4.      Bab I terdiri dari beberapa bagian penting. Bagiannya yaitu Background of the Problem, Identification of the Problem, Limitation of the Problem, Formulating of the Problem, Purpose of the Study, dan yang terakhir Definition of Key Term.
Pembuatan Background of Problem seperi piramida terbalik, dari hal yang umum ke hal yang khusus, tetapi hal yang umum tersebut bukanlah hal yang terlalu umum, tapi menyangkut ke topik yang akan bahas. Seperti skripsi kakak mengenai teknik diskusi kelompok kecil di dalam speaking, jadi bukan diawali dengan pengertian komunikasi, bahasa inggris adalah bahasa internasional atau semacamnya, tapi kita mulai dengan speaking itu sendiri. Setelah kita memberikan pandangan mengenai topik kita atau seperti yang kakak contohkan tadi mengenai speaking, kita melanjutkan karangan ilmiah kita dengan pengajaran speaking di kelas, bagaimana cara guru mengajarkan bahasa inggris yang khususnya speaking. Apa-apa saja masalah yang dihadapi siswa dalam topic kita misalnya masalah-masalah siswa di dalam speaking. Setelah itu kita berikan fakta konkret berupa data hasil ujian mid atau semester siswa. Berdasarkan data tersebut maka kita mengomentari sedikit bagaimana pembelajaran di sekolah. Berdasarkan fenomena yang kita paparkan, maka baru kita menawarkan teknik kita yang dapat menyelesaikan masalah di sekolah tersebut. Setealh kita terangkan sedikit barulah diambil kesimpulan bahwa teknik yang kita pilih dapat menyelesaikan masalah yang kita teliti dan diakhiri dengan judul yang kita tentukan.
Bagian Identification of the Problem ini memaparkan kembali masalah-masalah yang kita ungkapkan di dalam background of the problem dalam bentuk pointer-pointer.
Bagian Limitiation of the Problem ini memaparkan masalah spesifik yang akan kita teliti. Dadalm identifikasi banyak masalah yang kita paparkan, jadi pada bagian ini kini batasi saja menjadi satu masalah saja.
Bagian Formulation of the Problem ini adalah bagian yang paling penting dalam penelitian seseorang. Formulasinya mengandung Research Question (pertanyaan penelitian) yang harus sama dengan Purpose of Study dan  Hypothesis. Jika formulasinya 1, maka Purpose of the Study dan Hyphotesisnya juga satu. Jika formulasinya terdiri dari 3 pertanyaan, maka Purpose of the Study dan Hyphotesisnya juga 3. Patut dipahami bahwa research question kita akan terjawab pada Bab IV yang bagian FINDING
Bagian Purpose of the Study itu bagian yang tidak kalah pentingnya dalam penelitian kita, karena kita harus memahami tujuan, hasil dari Bab IV kita berdasarkan tujuan.
Bagian Significant of the Problem berisi pentingnya penelitian kita. Kalau dalam pendidikan tentunya pentingnya pendidikan kita bagi guru dan juga siswa itu sendiri.
Bagian Definition of Key Term ini kita memaparkan bagian dari topic kita yang dirasa penting diberikan pengertian oleh para ahli agar maksud kita mengenai kata-kata yang penting tersebut dengan kata-kata pembaca sama, tidak terjadi misunderstanding.

5.      Pada bagian Bab II ini tidak semua bagian yang akan kakak sampaikan, ada beberapa hal yang menurut akak penting kakak bicarakan, yang lainnya adik-adik bisa lihat pada skripsi akak atau skripsi teman-teman yang lainnya.
Pada bagian Relevance Studies adik-adik harus membuat penelitian yang masalahnya sama dengan adik-adik, misalnya penelitian akak tentang penggunaan diskusi kelompok kecil atau small group discussion terhadap kemampuan siswa MAN, maka akak mencari penelitian orang yang masalahnya sama dengan akak yaitu speaking dan small group discussion atau group work.
Pada bagian relevance studies ini, adik-adik harus menyampaikan kelebihan penelitian yang adik-adik lakukan dari penelitian yang dibuat oleh orang lain sebelumnya, karena kalau tidak, penelitian adik-adik dianggap tidak sah atau tidak bisa diterima karena orang lain juga melakukan hal yang sama dan berhasil, jadi untuk apa diteliti lagi?????????
Makanya adik-adik harus tau kelebihan penelitian adik-adik, misalnya kita analogikan sebagai rumah permasalahan kita. Orang lain telah meneliti jendela, pintu, dinding, jadi adik-adik jangan meneliti itu lagi, adik-adik bias meneliti ventilasi atau yang hal-hal yang lainnya sehingga itu kelebihan penelitian adik-adik. Setelah itu jangan lupa buat di akgir bagian relevance studies perbedaan penelitian kita dengan penelitian orang lain terdahulu.
6.      Sekarang kita akan membahas Bab III, udah lelah????????????????
Mari semangat!!!!  Bab III judul besarnya Metodologi Penelitian. Kakak tidak akan membahas semuanya, tapi akan dibahas beberapa hal yang dianggap penting.
 Karena kakak meneliti jenis penelitian experiment, maka kakak akan menjelaskan penelitian eksperimen. Pengertian penelitian experiment itu bisa dilihat di buku atau di skripsi kakak. Design penelitian pada penelitian experiment yaitu Quasy Experiment, karena kita penelitiannya pada lingkungan pendidikan, maka penelitiannya disebut quasy atau penelitian semu. Penelitian sebenarnya hanya terjadi di labor. Kemudian juga design penelitian kita disebut Randomized Postest Only Control Group Design. Dalam meneliti tidak ada pre-test pada kelas experiment dan kelas kontrol, yang ada hanya treatment pada kelas eksperiment dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk lebih pahamnya bisa dilihat skripsi akak.
Population dan Sample. Populasi yang dimaksud adalah keseluruhan objek dibawah penelitian yang akan diteliti. Sample yaitu bagian dari populasi yang dimanipulasi. Cara mengambil sample pada design quasy experiment yaitu Cluster Random Sampling. Dalam cluster random sampling ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan,
a.      Mengumpulkan seluruh skor mid atau nilai semester dari seluruh kelas yang akan kita teliti


b.      Test Normality
Tes normality atau normalitas tes bertujuan untuk melihat tes itu normal atau tidak. Maknanya jika kelas yang kita akan ambil sampel itu normal, maka kelas itu layak untuk diteliti, kalau tidak normal, tidak boleh kita lakukan penelitian di kelas itu. Dalam mengetahui kelas itu normal atau tidak kita menggunakan uji liliefors dan Q-Q plot, kita bisa juga mencari secara manual atau melalui program spss. Dalam uji liliefors yang kita cari melalui spss, kita akan melihat table yang ada tulisan Kolmogrov Smirnov dan Shapiro Wilk. Maka kita berpanduan pada Shapiro wilk, jika angkanya lebih besar dari 0,05, maka data kita dianggap normal, jika tidak sampai 0,05 maka data kita tidak normal, dan juga dengan Q-Q plot, jika skor pada kelas mendekati garis, maka data kita normal.
c.       Tes Homogenitas
Tes honogenitas ini punya tujuan untuk mengetahui sample kita homogeny atau tidak, klau homogen, populasi yang kita pilih bisa kita ambil untuk dijadikan kelas sampel, klau tidak homogeny maka populasi tersebut tidak layak dan patut untuk dijadikan kelas sample, harus dicari populasi yang lain. Tes ini secara manual bisa dengan melakukan uji F atau barlet. Dalam hal untuk mengambil kelas sampel, kakak hanya menggunakan  SPSS dengan levene test untuk mengetahui populasi kakak homogen atau tidak, jika nilainya yang ditunjukkan oleh tesebut sama atau melebihi 0.05, maka populasinya homogeny dan layak dilakukan langkah selanjutnya untuk pengambilan sampel, kalau kurang dari 0.05, maka harus dicari populasi lain.
Setelah populasi kita normal dan homogeny, maka untuk pengambilan sampel,  kakak menggunakan sebuah kertas, bisa seperti arisan atau lotre, kita buat nama-nama masing-masing kelas di kertas, kita gulung, kemudian kita ambil kelas mana untuk kelas experiment dan kelas mana yang menjadi kelas control.

7.      Variabel
Ada tiga variable dalam penelitian ini, yaitu:
1.      Independent Variable atau variable yang bebas. Variabel ini bisa juga disebut variable yang mengikat. Variabel bebas ini yaitu teknik kita. Pada penelitian kakak variable bebasnya yaitu  teknik diskusi kelompok kecil/ small group discussion technique.
2.      Dependent Variable atau variable terikat. Variabel ini bisa disebut juga variable yang menggantung, artinya variable ini dipengaruhi oleh variable bebas. Jika variable bebas kakak teknik small group discussion, maka variable yang dipengaruhi kakak yaitu kemampuan speaking siswa yang kakak teliti.
3.      Control Variable atau variable yang mengatur. Variabel ini harus ada. Variabel ini yaitu guru antara kelas eksperiment dan control sama, kita mengatur environment atau lingkungannya, kurrikulum, syllabus, material dan subjek pelajarannya sama.

  1. Technique of Data Analysis/ Teknik analisis data
Data yang kita dapatkan dari hasil akhir, maksudnya setelah kita melakukan penelitian minimal 4 kali, maka kita melakukan tes akhir atau posttest. Data yang kita dapatkan dianalisa dengan langkah-langkah dibawah ini:
1.      Test of normality atau tes normalitas.
Uji normalitas bertujuan untuk melihat apakah data berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Untuk uji normalitas ini menggunakan uji Liliefors, sesuai yang dikemukakan oleh Sudjana (2005: 466) sebagai berikut:
a.       Menyusun skor siswa dari yang rendah sampai yang tinggi,
b.      Berdasarkan skor mentah atau sampel akan diuji hipotesis nol bahwa sampel tersebut berasal dari populasi berdistribusi normal melawan hipotesis tandingan bahwa distribusi tidak normal. Untuk menguji hipotesis nol tersebut dilakukan beberapa langkah di bawah ini:
1)      Skor mentah dijadikan sebagai bilangan baku dengan rumus
 Skor ke i
 =  Skor rata-rata
s   =  Standar deviasi
2)      Untuk tiap bilangan baku dan dengan menggunakan daftar distribusi normal baku hitung peluang .
3)      Hitung proporsi  yang lebih kecil atau sama dengan . Proporsi ini dinyatakan dengan dengan rumus:  
4)      Menghitung selisih dan , kemudian menghitung harga mutlaknya.
Harga mutlak terbesar dinyatakan dengan
Untuk menolak atau menerima hipotesis nol bandingkan antara  dengan nilai kritis L pada uji Liliefors.
Kriteria pengujiannya:
Jika  <  berarti data sampel berdistribusi normal
Jika  >  berarti data sampel tidak berdistribusi normal
2.      Uji homogenitas variansi
Pengujian ini bertujuan untuk melihat apakah kedua kelompok mempunyai variansi yang homogen atau tidak. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan uji F. langkah-langkah yang dilakukan untuk menguji homogenitas variansi menurut Sudjana (2005: 250) yaitu:
a.       Menghitung variansi masing-masing kelompok data, kemudian menghitung harga F dengan rumus:
Keterangan:
F    = Uji F
= variansi data hasil belajar kelas eksperimen
= variansi data hasil belajar kelas kontrol
b.      Bandingkan harga F yang diperoleh melalui perhitungan dengan harga F yang diperoleh dari data tabel distribusi F dengan derajat bebas
Jika  berarti data kelas sampel mempunyai variansi yang homogen, sebaliknya jika  berarti data kelas sampel tidak mempunyai variansi yang homogen.


3.      Uji hipotesis
Uji hipotesis ini bertujuan untuk membuktikan apakah hipotesis yang ditetapkan memang benar atau tidak, maksudnya apakah hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Berdasarkan hipotesis yang dikemukakan, maka dilakukan uji satu pihak dengan rumusan hipotesis:
Dengan  masing-masing adalah rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian hipotesis nol () dari penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen sama dengan rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas kontrol dan hipotesis satunya () adalah rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas kontrol. Selanjutnya dilakukan uji perbedaan rata-rata dengan menggunakan rumus (Sudjana, 2005: 243):
 
Dengan :
      = Skor rata-rata hasil belajar speaking kelas eksperimen
      = Skor rata-rata hasil belajar speaking kelas kontrol
s           = Simpangan baku gabungan
n        = Jumlah siswa kelas eksperimen
n       = Jumlah siswa kelas kontrol
s         = Standar deviasi kelas eksperimen
s        = Standar deviasi kelas kontrol
Kriteria pengujian adalah terima H jika t < t dimana t didapat dari daftar ditribusi t dengan derajat kebebasan  dan peluang . Uji hipotesis ini bertujuan untuk membuktikan apakah hipotesis yang ditetapkan memang benar atau tidak, maksudnya apakah hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Taraf kepercayaan pada penelitian di sekolah adalah 95%= 0.05.
Kenapa harus 95%? Kenapa tidak 100%? Jawabannya karena penelitian kita penelitian semu, penelitian di sekolah. Kemampuan awal siswa berbeda, latar belakang kemampuannya berbeda.
Kriteria pengujian hipotesis adalah terima Ho jika: -t1-1/2< t < t1-1/2pada taraf signifikan 0,05. Dan sebaliknya, jika: -t1-1/2> t > t1-1/2pada taraf signifikan 0,05 maka H0 ditolak. Pada skripsi kakak, berdasarkan daftar tabel distribusi t untuk  ttabel= t(1-½α). (n1+n2)  = t(1-0.025,39+39) =t(0.975,78) =1,69.
Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel atau 5,9 > 1,69 maka Ho ditolak dan diterima

            Penjelasan yang telah kakak sampaikan tlong dipahami dan dipraktekkan dalam bentuk yang nyata, karena ilmu itu tidak dengan mudahnya kakak terima, butuh waktu berbulan-bulan untuk memahami konsep diatas dari keterangan berbagai sumber, dari pembimbing sampai penguji dan juga dari teman-teman. Karena keterbatasan waktu dan kesempatan, maka untuk menutup penjelasan ini kakak akan bertanya hal-hal yang sering dipertanyakan selain yang terdapat pada penjelasan diatas.
1.      Untuk apa kita melakukan tes normalitas dan homogenitas pertama dan kedua? Coba adik-adik jawab setelah kembali melihat penjelasan diatas? Bisa????????? Paham??????????
Baiklah kalau belum tau,tes normalitas dan homogenitas pertama kita lakukan untuk mengambil kelas sample dari populasi yang kita pilih, langkah-langkahnya cob abaca kembali pada penjelasan bab III.
Tes normalitas dan homogenitas kedua kita lakukan untuk mengetahui uji apa yang akan kita pakai untuk menguji hipotesis kita. Kalau data kita  normal dan homogeny, maka kita akan memakai uji t, kalau kelas kita homogeny tapi tidak normal, maka kita memakai uji t.
2.      Kenapa kita memakai uji t, kenapa tidak uji yang lain???????????
Karena kita melakukan uji beda, beda antara peningkatan kelas eksperimen dan kelas kontrol
3.      Apa maksudnya t calculate besar dari t table????????????????
Maksudnya hipotesis kita “The Use of Small Group Discussion in Improving Students’ Speaking Ability at Class XI of ISHS 1 Padang” dapat diterima dan penelitian kita berhasil.


4 komentar:

  1. atha ria suka notes ni... ijin share ya taa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan riaa... semoga bermanfaat..^_^

      Hapus
  2. aku suka tips nya,,, makasih ya,, membantu dalam penyusunan skripsi ku sekarang.....izin copas ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. silakan..semoga bermanfaat...:)

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...